Panduan untuk Mahasiswa
Mahasiswa memerlukan kompetensi umum yang membantu mereka memahami risiko KAG terhadap diri sendiri, orang lain, dan proses belajar.
Kompetensi umum mahasiswa
Bab 6.3.c Kompetensi Umum Mahasiswa
Bedakan AI-assisted dan AI-generated
Pembedaan tersebut menentukan kejujuran akademik, bentuk disclosure, dan atribusi yang layak. Batas penggunaan KAG dituangkan sebagai kesepakatan tertulis dalam RPS atau kontrak kuliah, disampaikan pada awal semester.
Nyatakan penggunaan KAG secara terbuka
Setiap sivitas akademika, yaitu dosen, mahasiswa, peneliti, dan tenaga kependidikan, menyatakan secara terbuka penggunaan KAG dalam karyanya. Pernyataan penggunaan menjelaskan peran KAG sebagai alat bantu, sedangkan setiap klaim ilmiah tetap dirujuk ke sumber aslinya.
Kenali risiko cognitive debt
Cognitive debt adalah berkurangnya kemampuan berpikir dan penguasaan materi secara mandiri akibat terlalu sering menyerahkan proses berpikir kepada KAG.
Verifikasi keluaran KA
Biasakan verifikasi terhadap sumber primer agar keluaran KA tidak diterima sebagai kebenaran final. Pada mata kuliah yang melibatkan perhitungan, rumus, atau pemrograman, mahasiswa perlu mampu memeriksa kebenaran hasil hitung, satuan, dan kode yang dihasilkan KAG secara mandiri.
Pahami hak mengajukan keberatan
Mahasiswa perlu membiasakan atribusi yang jujur, melakukan verifikasi kritis terhadap keluaran KA, serta memahami hak untuk mengajukan keberatan atas penggunaan sistem berbantuan KA.
Zona Bebas KA
Asesmen terkontrol tanpa bantuan KAG, seperti ujian tertulis di kelas, pengerjaan soal di papan tulis, praktikum, atau ujian lisan, pada mata kuliah fondasi yang ditetapkan program studi. Zona Bebas KA diterapkan pada asesmen untuk memastikan penguasaan mandiri, bukan sebagai larangan penggunaan KAG dalam seluruh proses belajar.